Minggu, 21 Oktober 2012

SEMUA PUNYA MASA LALU

lagi - lagi bintang membuat kekasihnya kecewa, kesal, bete atau sejenisnya. ya itu apa yang bintang lihat. apa yang dia rasakan kalau kekasihnya sedang kesal sama dia. tidak tahu persis apa yang membuat dia kesal. tapi asumsi yang paling kuat adalah, karna masa lalu bintang. karna masa lalu bintang ada wanita yang dia sukai , dan wanita itu pun suka kepadanya. dan terlebih sekitar beberapa bulan yang lalu, mereka bercengkrama lewat messagger. dan bulan mengetahui itu semua. dia marah. dia kesal. ya wajar kalau di kesal karna bintang bengcengkrama dengan wanita lain. meskipun bintang meng klain dia hanya bercengkrama biasa, namun bulan beranggapan lain. itu semua berimbas kesekarang. bulan yang tidak sengaja baca massage bintang dengan wanita lain di tahun yang lalu, dan baca catatan kecil bintang . dan akhirnya bulan berasumsi kalau bintang masih penasaran dengan wanita ini. 

kesimpulan yang terlalu dini menurut bintang, tapi ya itu memang haknya bulan buat nyimpulkan seperti itu. bintang mengerti kalau bulan cemburu dengan wanita itu. itu haknya bulan. namun bintang pun punya hak untuk menjelaskan. kalau dia dengan wanita itu hanya teman, hanya sebatas teman. dan kalau bintang suka dengan wanita itu, itu hanya masa lalu bintang saja. ya bintang tau, mungkin dia percuma memberi penjelasan apapun ke bulan. karna penjelasannya bintang belum tentu merubah persepsi bulan. namun tidak ada salahnya untuk menjelaskan.

semua orang pasti punya masa lalu,. seperti bintang dan bulan., bintang punya masa lalu seperti itu, bulan pun sama. bintang teringat. ketika bulan pernah bercerita kalau dirinya sampe sekarang masih ada rasa penasaran dengan cowok atau ada rasa "kenapa dulu gak bisa jadian", rasa "kok gak bisa", sulit untuk menggambarkan rasa itu.. ketika bintang mendengar itu, bintang hanya tersenyum, membuat senyumnya terlihat manis padahal tidak. dan yang bikin senyum bintang tidak manis ketika bintang tau, kalau orang itu suka bertemu dengan bulan ketika bulan pulang, dan mungkin kadang-kadang saling bertukar message. bintang cemburu dengan semua itu. namun sayangnya bintang tidak bisa memperlihatkan kalau dirinya cemburu. bintang takut kalau bulan tergoda, kalau bulan balik seperti dulu suka sama cowok ini. bintang takut hal itu. karna dulu bulan dan cowok ini pernah sempat saling suka meskipun tidak sempat berpacaran, mungkin sama dengan bulan yang mencemaskan kalau mungkin bintang masih suka dengan wanita yang ada di masa lalunya. 

bintang tidak mau berfikir tidak-tidak. terkadang bintang berbicara dengan dirinya sendiri. "ya setiap orang punya masa lalu. aku dan dia sama-sama memiliki masa lalu sendiri-sendiri, mungkin seketika kita berdua ingat dengan masa lalu itu ketika suatu momen membuatnya muncul tiba-tiba. mungkin ada rasa ingin kembali lagi seperti masa lalu itu, tapi mungkin rasa itu cuma sekejap saja datang, karena aku yakin. aku dan dia hanya ingin menjalani yang sekarang, bukan menjalani yang dulu. bukan menjalani masa lalu. biarkan masa lalu itu menjadi cerita indah untuk aku dan dia. dan sekarang aku hanya ingin menjalani yang sekarang, bukan yang dulu. ingin menjalani yang sekarang dengan dia, bukan dengan orang yang ada di masa lalu, aku berharap dia pun seperti itu, dan aku berharap dia dan aku tidak mengingatkan tentang masa lalu yang sudah sama-sama kita tinggalkan". 

love you dlshandayani :)

Senin, 15 Oktober 2012

DIARY BINTANG

Apa aku salah? ketika aku khawatir dengan orang yang aku sayang. Aku menahan ngantuk yang luar biasa demi tahu apakah orang yang aku sayang baik-baik saja, mungkin terlihat berlebihan ketika aku menunggu dia, memastikan dia telah sampai dirumah dengan baik-baik saja. aku melarang dia untuk minum, karna aku khawatir kalau terjadi apa-apa dengan dirinya. meskipun aku tau kalau dirinya kuat dan akan baik saja meskipun sudah minum segelas besar. 

Aku hanya khawatir jika terjadi hal yang tidak di inginkan. ketika ada orang iseng yang menawari dia minum, dan minumnya di berikan sesuatu yang mungkin berbahaya, ketika dia sudah terlalu asik dengan acara yang dia ikuti dan terlalu banyak minum karna dia sudah asik dengan acara yang dia lakuin, ketika dia tidak sadar dan di bawa pergi dengan orang lain, dan lupa kalau dia harus menjaga dirinya sendiri untuk tetap terjaga. ya mungkin itu pikiran negative ku yang terlalu berlebihan. terlalu banyak menonton film yang mungkin membuat aku takut, dan cukup sering aku mendengar cerita kalau ada bagian di film itu benar-benar terjadi. aku hanya khawatir

Aku hanya khawatir saja, aku hanya ingin dia tidak kenapa-kenapa, karna aku sayang sama dia. tapi mungkin sikap ku terlalu berlebihan membuat dia tidak nyaman. Ya, aku juga pernah merasakan hal itu, ketika dia marah dengan ku karna aku pulang terlalu larut, ketika aku terlalu banyak menghisap rokok, ketika kadang kala handphone ku di cek satu demi satu. Ya, aku pernah merasakan hal itu. terganggu, tidak nyaman, kesal karna merasa di atur. Tapi aku tau, semua itu dia lakukan karna tak ingin aku kenapa-kenapa, karna dia ingin menjaga ku meksipun dia tidak ada di samping ku. sama halnya dengan aku yang ingin menjaga dia meskipun aku tidak bisa di sampingnya untuk menjaganya. 

Tapi mungkin caraku yang salah, cara ku yang terlalu mengekang, cara ku yang terlalu membatasi. seharusnya aku tidak melakukan cara seperti itu, karna aku juga tidak ingin di perlakukan seperti itu. Ya, memang semua salah ku yang terlalu berlebihan. Mungkin aku terlalu terbawa dengan cara dia yang juga selalu khawatir dengan ku. Aku seharusnya tidak mengekang dia, memberikan ruang buat dia. Ya, cara itu akan kembali aku lakukan untuk buat dia merasa nyaman.

aku hanya khawatir, aku hanya kesal karna dia tidak konsisten, dan aku cuma ingin dia tidak kenapa-kenapa. hanya itu saja. karna aku sayang dengan dia.

HANYA SATU ALASAN



Sepasang kekasih terlihat sedang mempertahankan argumennya masing-masing. Saling melempar argumentnya masing, memberikan penjelasan dari hal yang belum jelas. Memberikan pembelaan dari tindakan yang di lakukan, memberikan kegelisahan dari apa yang di rasakan. 

Semua itu terpancar dari sorot mata mereka berdua. Namun alansan mereka berdua melakukan itu hanya ada satu, yaitu karna mereka berdua saling sayang. 

Semua orang pasti tidak senang jika dirinya di batasi. Sudah sifat setiap orang ingin bebas. Seperti sepasang kekasih ini, mereka satu sama lain ingin terbang bebas, tanpa ada yang menghalangi, tanpa ada yang melarang. Berbuat sesuka apa yang di mau, dengan sebuah alasan yang logis, ‘saya tau apa yang terbaik buat saya sendiri’. 

Kata-kata itu memang benar dan pantas di keluarkan. Bintang selalu berkata seperti itu pada dirinya sendiri ketika dirinya diprotes karna melakukan hal yang cukup mengkhawatirkan perasaan kekasihnya. Terlalu banyak menghisap rokok, pulang terlalu larut karna pergi nongkrong dengan teman-temannya, , dan hal lain. ketika dia mendapatkan protes itu, kadang kala bintang berfikir dan berbicara dengan dirinya sendiri. “ya mungkin benar, rokok ini harus di kurangi”. Namun kadang kala bintang pun berfikir. “ya ampun, gue cuma main sama temen-temen doang dan itu pun cuma ngobrol ngalor ngidul”. Nafas panjang pun terdengar dihembuskan oleh bintang. 

“kamu tau kan kalau aku baik-baik aja dan gak bakalan kenapa-kenapa”, kata-kata itu di keluarkan bulan ketika bulan menerima larangan yang menurutnya cukup berlebihan untuk dirinya. Bulan tidak nyaman dengan larangan yang dia dapat, dia merasa dia tidak bebas, terkekang, tidak bisa melakukan apa yang dia mau. Parahnya bulan merasa tidak pantas untuk bintang karna dia mendapatkan kekasih yang menurut dia orang baik-baik, beda dengan dirinya yang nakal. 

Ketika satu sama lain sedang kesal, semua argument akan keluar. Merasa bersalah karna melakukan suatu hal, merasa tidak pantas, dan lain sebagainya. Semua itu keluar dengan sendirinya, tanpa ada yang memerintah. 

Larangan yang di keluarkan oleh mereka berdua pun bukan sembarang larangan. Bukan sekedar larangan untuk membatasi gerak mereka berdua. Hanya ada satu alasan kenapa larangan itu ada, yaitu ‘karna mereka saling sayang’. Mereka berdua tidak ingin salah satu dari mereka terjadi sesuatu, sehingga mereka saling mengingatkan, namun ketika semuanya itu berlebih, semua terkesan seperti larangan. Ya, karna mereka saling sayang. Kalau mereka tidak saling sayang, mereka berdua pasti akan membiarkan semua hal yang dilakukan keduanya. Terlalu banyak menghisap rokok, terlalu banyak minum alcohol, terlalu larut pulang, dan lain sebagainya. Tapi ini tidak, satu sama lain saling mengingatkan, saling menjaga, bukan saling mengurung. 

Namun semua itu terlihat seperti mengurung ketika semua itu dilakukan berlebihan.

‘gak boleh keluar sama orang yang gak di kenal’, 

“gak boleh komunikasi dengan cewek atau cowok lain”, 

“setiap hari semua di cek, email, handphone, dan sebagainya”.

Namun, sebenarnya itu semua di lakukan lagi-lagi karna satu alasan. “karna mereka saling sayang”.      

Minggu, 14 Oktober 2012

DUA PULUH DUA

Gak kerasa usia ini terus bertambah dan udah sampai ke angka kombinasi dua puluh dua. 
Di ulang tahun dua puluh dua ini, lain dari yang lain. kenapa lain? karna di ulang tahun yang ke dua puluh dua ini bukan gue yang di kasih kado, tapi gue yang ngasih kado. kado persembahan untuk orang-orang yang sayang sama gue. terutama kado untuk mamah dan papah. kado ini bukan dalam bentuk barang, karna gue juga belum bisa ngasih kado dalam bentuk barang. kado ini hanya bentuk kabar kalau anaknya sudah lulus ujian lisan. ya memang belum bisa kasih kabar kalau anaknya sudah punya gelar di belakang namanya, tapi setidaknya kabar lulus ujian kompre merupakan kabar gembira untuk papah dan mamah. bukan hanya untuk papah dan mamah saja, namun buat gue pribadi, buat pacar gue, buat temen-temen gue. semua menjadi hal yang gembira ketika mendengar kata "lulus". 

di angka dua puluh dua ini, ada serentetan harapan dan cita-cita yang ingin di capai. di antara serentetan itu, gue menginginkan mendapat gelar sarjana. itu adahal hal yang paling indah yang bisa gue kasih buat papah mamah . ya hanya itu yang bisa gue kasih buat papah mamah sekarang. 

gue sangat berterimakasih sekali buat pacar tercinta yang waktu ulang tahun seudah banyak memberikan kejutan buat gue. merencanakan "penyiksaan" untuk gue. hehehe. terimakasih sayang udah buat dan merencanakan semuanya, dan semuanya nampaknya berjalan lancar.
 
10 oktober, itu bukan cuma tanggal lahir gue aja, tapi tanggal lahir sebuah hubungan pria dan wanita yang saling memadu kasih. haha. 
 
tanggal 10 juga adalah tanggal jadian gue, jadi di tanggal 10 ini, umur gue menjadi dua puluh dua, dan umur hubungan gue menjadi 1. sangat tidak terasa memang sudah menginjak satu tahun. di satu tahun ini gue mau minta maaf sama pacar gue, karna gue belum bisa kasih atau merencanakan sesuatu, karna kemaren konsentrasi gue hanya pada ujian kompre yang sebentar lagi. maaf sayaang, aku gak bisa ngerencanaain apa-apa, maaf kalau anniversary kita kurang berkesan. 

semoga apa yang di citatakana dapat di capai. dan semoga di umur ke dua puluh dua ini gue akan jadi orang yang lebih baik. amiin. 
 
makasih yaa setroyini handayani. 
makasih teman-teman kompak
makasih temen-temen blue eagles
makasih temen-temen ubb.

Minggu, 07 Oktober 2012

FLASHBACK


Beberapa bulan yang lalu, sekitar 12 / 13 bulan yang lalu atau mungkin lebih dari itu. bintang tidak pandai mengingat bulan berapa dia mulai bertemu dengan bulan yang sekarang menjadi kekasihnya. awal pertemuan bintang dan bulan itu di sebuah acara yang yang dibuat oleh teman-temannya bintang, pertemuan bintang dan bulan di acara itu tidak disengaja. namun pertemuan itu hanya sebuah pertemuan saja, hanya sebatas saling mengenal saja. Setelah dari pertemuan itu bintang dan bulan sedikit akrab, tidak terlalu akrab memang, sebatas mengobrol saja, dan mengobrolnya pun tidak secara langsung, hanya ngobrol melalui lewat telpon genggamnya. 

Bintang yang terkadang usil mengomentari personal message teman-temannya menjadi sebuah awal dirinya dekat dengan bulan. setiap personal message bulan berubah, bintang terkadang mengomentarinya, usil menanyakan “hayooo lagi kenapaa?” Atau Cuma ngeledekin bulan saja. Entah itu disengaja atau tidak oleh bintang, mungkin efek dari bintang yang sering mengomentari teman-temannya. Namun karna itu lah bintang dan bulan sering mengobrol, mungkin hampir tiap hari bintang dan bulan mengobrol, meskipun hanya lewat telpon genggam. 

Selalu ada hal yang di obrolkan oleh bintang dan bulan. entah hal yang baru, atau hal apa pun. Atau bintang yang curhat dengan bulan, atau kebalikannya, bulan yang curhat dengan bintang. ngobrol dari masalah yang paling gak penting sampe ke masalah yang paling penting, dan sampe masalah personal pun di bahas tuntas oleh bintang dan bulang. 

Seakan seperti tidak pernah habis bahan obrolan, dan seperti tidak pernah bosannya mereka berdua mengobrol. Setiap hari, topik yang berbeda, obrolan yang berbeda dan keseruan yang berbeda di ciptakan kedua manusia ini. Meskipun obrolan itu hanya melalui telpon genggam mereka berdua. 

Bulan dan bintang pun tidak pernah pergi berduaan. Hanya sekali saja bulan dan bintang pergi, itu pun lagi-lagi karna faktor ketidak sengajaan, bintang yang pergi Nobar Indonesia vs malaysia dengan teman-temannya di sebuah tempat makan tidak sengaja bertemu dengan bulan, dan di sana pun bulan dan bintang tidak banyak mengobrol seperti layaknya di telpon genggam, bintang yang hanya fokus dengan nonton bolanya, dan fokus ngobrol dengan teman-temannya. Dan bulan pun sama, dia mengobrol dengan teman yang pergi berdua dengan dirinya. 

Tidak, tidak hanya satu kali itu saja. Namun bintang pernah mampir kerumahnya bulan bersama teman dekatnya. Itu pun tidak disengaja. Bintang yang lagi berduaan dengan teman dekatnya bingung pargi kemana, dan akhirnya bintang mengusulkan pergi ke rumah bulan, bintang dan temannya pun meluncur kerumah bulan. dirumah bulan pun bintang tidak banyak mengobrol dengan bulan, hanya sedikit-sedikit saja, yang mengobrol banyak malah bulan dan temannya bintang. ya karna bintang memang tidak banyak bicara atau tidak dapat membuat topik yang menarik. Tidak seperti di telpon genggam yang ada saja topic yang di bahas dalam obrolan bintang dan bulan. 

Awalnya mereka berdua hanya menganggap itu hal yang biasa, pertemanan yang biasa. Hanya ngobrol biasa saja, tidak lebih. Namun seiring berjalannya waktu, ada sedikit perubahan yang dirasakan mereka berdua, entah sadar atau tidak sadar, atau tidak mau mengakui adanya perubahan itu. bintang yang sedikit agak perhatian dengan bulan, yang sedikit melarang bulan untuk sekedar tidak mandi malam terlau sering, atau memberikan perhatian lebih kepada bulan. Entah semua itu disadari atau tidak oleh bintang dan bulan. semuanya begitu mengalir seperti air yang mengalir dan semua itu terasa sejuk seperti angin yang berhembus di pagi hari.

Perhatian bintang kepada bulan kadarnya bertambah, entah disadari bintang atau tidak. Dan entah bulan menyadari atau tidak kalau bintang sedikit lebih perhatian kepadanya. Bintang sangat ingat sekali ketika suatu ketika bulan menginginkan dirinya di peluk agar merasa dirinya tenang, dan tanpa disadari pun, bintang menawarkan dirinya untuk memeluk bulan. bintang pun tidak mengerti apa yang sedang ada dipikirannya saat itu, dia langsung pergi menemui bulan, hanya untuk memeluk bulan. bintang tidak mengerti kenapa dia ingin memeluk bulan, seperti ada dorongan yang timbul dengan sendirinya dari dalam tubuhnya. Seperti timbul dorongan untuk menjaga bulan, melindungi bulan, dan ingin membuat bulan merasa tenang. Dorongan rasa sayang yang timbul. Timbul dengan sendirinya, tanpa di perintah oleh siapapun bahkan oleh bintang sekalipun.

Rasa itu makin terasa ketika bintang memeluk bulan, rasa ingin menjaga bulan, dan melindungi bulan. jantung bintang berdetak lebih kencang dari biasanya. Berdetak layaknya seorang yang baru saja selesai berolahraga, namun kali ini jantung bintang berdetak kencang bukan karna dirinya habis olahraga, namun karena rasa sayangnya yang timbul untuk bulan. dan seketika itu pun, bulan mungkin merasakan detak jantung bintang yang kencang dan cepat. Dan bulan pun bertanya kepada bintang. “kok deg-deg an?”, bintang hanya diam dan tersenyum melihat bulan, pelukannya sedikit mengendur ketika bulan bertanya seperti itu kepada bintang, mengendur karna bingung mau menjawab apa, namun setelah itu pulukannya kencang kembali. Memeluk erat bulan seperti layaknya seorang kekasih yang menenangkan pasangannya. 

Dan semua itu terjadi dengan cepat. rasa itu timbul tanpa di sadari, tanpa di perintah oleh siapapun, timbul dengan sendirinya. rasa itu timbul tanpa di tutup-tutupi, jujur dan apa adanya. Rasa itu semakin besar dari hari ke hari dan akan semakin besar tiap harinya. 

Rabu, 03 Oktober 2012

BULAN. MAAF dan TERIMAKASIH



Bintang harus merelakan sedikit rutinitas dia untuk satu hal yang penting dan sudah mendesak, tidak bisa di tinggalkan lagi, tak bisa dihindari lagi. Disaat bintang harus berkonsentrasi dan focus oleh satu hal, dia harus mengorbankan beberapa hal. Mengorbankan aktivitas yang sering iya kerjakan. Hobinya, mengurusi organisasinya, mainnya bersama teman, dan main bersama kekasihnya. 

tidak akan mudah memang meninggalkan semua itu, pasti ada yang kecewa, tapi ya itulah resiko yang harus dihadapi. Bintang pun mengerti pasti banyak yang mungkin sulit untuk mengerti posisi bintang, tapi bintang yakin lambat laun pasti mereka akan mengerti posisi yang bintang hadapi ini, dan ketika semua orang sulit untuk mengerti posisi bintang, bintang memaklumi itu, bintang hanya berharap orang yang paling dekat dengannya yang bisa mengerti dia saat ini. Bulan. ya memang Cuma dia yang bisa mengerti bintang saat ini, meskipun butuh waktu juga untuk mengerti bintang, namun setidaknya bulan yang lebih memahami bintang, lebih mengerti keadaan bintang. 

bintang sangat senang ketika bulan dapat mengerti keadaan dia sekarang, meskipun bulan buth waktu untuk mengerti. Tapi bintang yakin, bulan dapat mengerti bintang. bintang pun tidak mengacuhkan bulan. bintang ingin rasanya mengantar dan menunggu bulan disaat dia ingin pulang sebentar untuk menonton konser. Bintang pun ingin rasanya melancarkan ide bulan. bintnag pun tidak ingin mengecewakan rencana bulan. semua ingin bintang lakukan, namun mungkin waktu nya belum tepat untuk itu. yang ada dipikiran bintang hanya satu, yaitu tentang dirinya sendiri. Tentang apa yang akan di hadapi oleh dirinya. Egois mungkin, tapi hanya itu yang ada dipikiran bintang sekarang. Bintang hanya ingin berusaha lebih keras, fokus lebih tajam lagi agar dapat melewati ujiannya yang belum selesai. Memang tidak ada yang tau apakah ujian itu akan lulus atau tidak. Namun setidaknya usaha bintang harus jauh lebih keras dari sebelumnya. 

Bintang sangat berterimakasih karna bintang diberikan orang yang bisa mengerti bintang sepenuhnya. Hanya ada dua kata yang dapat diberikan ke bulan. terimakasih dan maaf. Terimakasih karna sudah mengerti keadaan bintang saat ini, dan maaf kalau bintang telah mengecewakan bulan. maaf karna bintang air mata bulan harus keluar lagi. Hanya maaf dan terimakasih yang sanggup katakana untuk bulan

Senin, 17 September 2012

DOWN

tuhan lagi-lagi aku gak bisa tidur. baru bisa tidur jam 5 an dan bangun jam 9 dengan jantung yang berdetak kencang. entah mengapa aku gak bisa tidur. hari sabtu kemaren pun aku gak bisa tidur, tidur mungkin cuma 3-4 jam dan itu gak nyenyak. ada sesuatu yang mengelilingi otak ini terus menerus. kekecewaan dan kesedihan yang sedang di rasakan mungkin menjadi latarbelakang dari kegelisahan ini. 

pertama, kecewa hasil ujian tidak sesuai dengan harapan ku. masih disuruh belajar lagi oleh pengujinya. ya, mungkin memang belum saatnya aku untuk lulus ujian ini, aku emang masih kurang dalam semua hal. aku menyadari itu. aku sedih karna aku belum bisa buat orang yang di dekat ku bangga. papah mamah keluarga ku dan semuanya.

kedua, skripsi ku pun tidak kunjung berjalan, diam seperti mobil yang sedang mogok menunggu di perbaiki oleh pemiliknya. 

ketiga, satu-satu nya orang yang selalu menemani ku sedang marah, sedang kesal dengan diriku yang susah diberitahu. mungkin dia sudah bosan dengan diriku yang membosankan ini, mungkin dia merasa diriku ini tidak menjaganya. aku selalu memikirkannya, hati ini gelisah ketika melihat dirinya marah dengan ku, kesal dengan ku. aku selalu ingin membuatnya tersenyum. tapi sekarang aku membuatnya bersedih. sedih karna kelakuan diri aku sendiri. maaf kan aku yang buat mua kesal. pikiran ku sedang tidak karuan. maaf kan aku kalau aku sedang mengikuti jalan pikiran ku ini, tidak mempedulikan nasehat yang engkau berikan. pikiran ku ini sedang mengalami gangguan parah, gangguan kepercayaan diri. maaf kan aku kalau aku membuat mu sedih. 

aku bingung mana dulu yang harus aku selesaikan, aku bingung bagaimana semua ini bisa aku selesaikan. rencana ku yang ingin lulus tahun ini pun sepertinya memudar, sedikit demi sedikit harapan untuk lulus tahun ini pun hilang. ya, semua memang salah ku. aku tidak bisa serius dengan tanggung jawab ku kepada orang tua ku. aku mungkin terlalu asik dengan dunia ku. tidak memikirkan orang tua ku, dan sekarang aku menyadari itu.

tuhan, bantu aku untuk berdiri kembali, bantu aku mendapatkan semua hal yang tertunda ini. bantu aku untuk memberikan hati yang 'legowo', hati yang menerima semua nya dengan senyuman. rencana ku lulus tahun ini mungkin tertunda, aku yakin engkau pasti punya rencana di luar rencana terbaik ku. rencana terbaik ku adalah aku ingin lulus tahun ini agar orang tua ku bisa senang melihat anak laki-lakinya telah selesai. dan aku sudah tidak mau membebani orang tua ku lagi, papah ku sebentar lagi sudah tidak akan bekerja lagi, aku yang akan menggantikan papah ku bekerja, aku yang akan membiayai adik-adik ku untuk sekolah karna aku anak laki-lakinya yang paling besar. aku sedih ketika aku tidak bisa membuat papah mamah ku tersenyum mendengar kabar baik dari ku. malah sebaliknya, papah mamah ku yang memberikan aku senyuman agar aku tersenyum, memberikan aku senyuman agar tidak terlalu memikirkan yang sudah terjadi. 

ya, yang aku yakini. tuhan pasti punya rencana terbaik untuk aku, rencana yang paling baik dari rencana aku. dan aku, aku siap untuk menjalani rencana itu. aku akan berusaha agar rencana itu sesuai dengan seharusnya, dan mencapai hasil yang maksimal. aku harus tersenyum dan berdiri kembali. karna aku harus memberikan senyuman untuk mamah papah ku, wanita ku dan semua orang yang ada di sekeliling ku. aku janji, aku akan memberikan itu semua