Kamis, 12 Agustus 2010

bersyukur

Wah udah lama gw gak posting blog lagi. coz, Selama semester 4 ini kayanya males aja gw mosting, gak tau kenapa, mungkin karena capek sama kegiatan kampus dan organisasi-organisasi yang gw ikutin.

Selama semester 4 ini gw merasa jenuh dengan aktivitas gw sehari-hari. Kuliah dari pagi sampe sore, sorenya mikir buat ngembangin basket lagi. terus menerus seperti itu, dang w menumakan suatu titik jenuh yang bener-bener parah. Ngapa-ngapain males banget. Yang ada tuh Cuma tidur, nenangin otak yang berjalan kaya gak ada hentinya.
Mungkin titik jenuh yang bener-bener gw rasain selama kuliah yaitu semester 4 ini. gimana gw gak nyebut parah. Mata kuliah yang di kasih selama jam kuliah gak ada yang bisa gw serap banyak, paling klo di itung sekitar 30%, sisanya gak tau dah nyerap apa. Kebiasaan-kebiasan yang sering gw lakuin juga tiba-tiba hilang gitu aja, biasanya gw masih sempet baca komik, baca novel, baca majalah, nulis blog, belajar buat kuliah besok. Tp semester 4 kemaren hal itu mendadak hilang, dan kerjaan gw kalau udah sampe rumah paling maen game, terus tidur. Gw menyadari itu tapi anehnya gw gak bisa ngubah itu, seperti kaya ada yang menggerakan gw.

Semester 4 ini gw Cuma bisa berdoa doang, gmn enggak Gw udah pesimis dengan semester ini, kuliah gw sedikit terbengkalai. Nilai gw mungkin akan turun, dan alhasil laporan ke orang tua gw semakin berat. Tapi Alhamdulillah semester 4 ini gw masih di beri kesempatan sama allah, meskipun IP gw turun dari yang kemaren gw tetep bersyukur. Mungkin pada aneh kali ya, dapet IP turun malah bersyukur, gimana gak bersyukur, dengan kondisi gw kaya gini, kondisi yang gw nyatakan JENUH TINGKAT TINGGI gw masih di kasih nilai yang gak terlalu ancur. Padahal gw udah pesimis dengan semester ini, kuliah gw gak beres, kuis-kuis yang di kasih dosen gw jawab sekenanya doang, UTS yang menurut gw gagal, dan UAS gw hanya bisa sebagian dan itupun jawabannya belum tentu benar. Dari situlah gw hanya bisa pasrah dengan nilai gw, dan ketika gw lihat nilai yang gw dapet, gw hanya bisa bilang, “Alhamdulillah”, karena gak seburuk apa yang gw kira. Dan gw hanya bersyukur dengan apa yang gw dapet. Ya gw harus berusaha di semester selanjutnya biar laporan ke orang tua gw baik.

Yang gw dapet dari semester 4 ini, tingkat kejenuhan itu pasti akan dateng ke kita, gak pake kompromi dan kita harus bisa menyelesaikannya itu sendiri. Kalau enggak ya nasibnya akan kaya gw, “klo kata temen gw kaya ayam sayur”, hahah. Gak jelas, bingung mau ngapa-ngapain, ya pokoknya semua serba males yang ada itu hanya pengen istirahat. Dan pesen gw itu, jenuh itu bukan suatu musibah yang mengerikan tapi jenuh itu adalah suatu cobaan untuk kita agar kita bisa melangkah kedepan lebih baik dari sekarang. “besok harus lebih baik dari hari ini, dan seterusnya”. Salah satu kata-kata yang gw suka.

Selasa, 03 Agustus 2010

REDENOMINASI RUPIAH



Rencana redenominasi alias pemotongan nilai mata uang (tanpa mengubah nilai tukarnya) yang dilontarkan Bank Indonesia (BI) terus menggelinding. Bahkan, bank sentral sudah menyusun tahapan-tahapan untuk memuluskan rencana redenominasi Rupiah. Pjs Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan, mulai tahun depan, BI akan melakukan tahap sosialisasi mengenai redenominasi Rupiah ke seluruh lapisan masyarakat.

Sosialisasi ini diperkirakan akan membutuhkan waktu dua tahun hingga 2012. Sosialisasi juga bakal menyentuh aspek akuntansi atau pencatatan di seluruh instansi pemerintah maupun swasta. "Setelah itu, mulai 2013, redenominasi bisa dilakukan," ujarnya di Kantor BI . Darmin menyatakan, masyarakat tidak perlu resah dengan rencana redenominasi ini. Sebab, redenominasi hanya menyederhanakan pecahan uang Rupiah tanpa mengurangi nilainya. "Redenominasi ini terminologi yang tidak terlalu mudah buat lidah kita. Tetapi, pengertiannya bukan sanering atau pemotongan nilai uang," tegasnya.

Penjelasan sederhananya, kata Darmin, redenominasi hanya merupakan penyederhanaan penyebutan satuan harga maupun nilai mata uang. Artinya, pecahan mata uang disederhanakan tanpa mengurangi nilai dari uang. "Misalnya, Misalnya, seribu Rupiah (Rp 1000) akan menjadi satu Rupiah (Rp 1), sedangkan satu juta Rupiah (Rp 1.000.000) akan menjadi seribu Rupiah (Rp 1.000). Tapi, nilai uang sebelum dan sesudah redenominasi itu sama," jelasnya.



Karena itu, setelah melalui tahapan sosialisasi pada 2011-2012, pada 2013-2015 nanti akan ada masa transisi. Pada saat itu, BI akan mengedarkan Uang Baru hasil redenominasi. Sehingga, pada periode itu, akan beredar dua jenis uang, yakni Uang Lama seperti yang beredar saat ini, dan Uang Baru.

Dengan redenominasi tiga angka nol, maka BI akan mengedarkan uang baru Rp 1 yang nilainya sama dengan Uang Lama Rp 1.000. Masyarakat nanti bisa pergi ke bank untuk menukarkan Uang Lama sebesar Rp 1.000 yang akan diganti dengan uang baru. Rp 1. Sedang jika menukarkan uang lama Rp 100.000 akan diganti dengan uang Rp 100. Nilai keduanya sama. Untuk uang baru, BI berencana menuliskan kata "UANG BARU" di kertas uang. Untuk pecahan kecil, maka akan ada uang baru berupa koin atau logam dengan pecahan Sen.

Lalu, bagaimana jika ingin membeli barang? Pada 2013-2015 nanti, sebuah barang akan diberi dua label harga. Misalnya sebuah baju yang saat ini seharga Rp 100.000, akan ditempeli label tambahan "Harga Dengan Uang Baru Rp 100". Jadi, jika seseorang membeli baju tersebut dengan Uang Lama, maka dia harus membayar senilai Rp 100.000 (seratus ribu). Namun, jika orang tersebut membayar dengan Uang Baru, maka dia membayar senilai Rp 100.

Contoh lain. Sebuah televisi seharga Rp 1.000.000 (satu juta) akan ditempeli label "Harga Dengan Uang Baru Rp 1.000". ?Untuk alasan kepraktisan, penjual televisi tersebut bisa saja tidak menempelkan label harga baru, tapi cukup mengatakan "Jika Anda membeli televisi ini dengan uang lama, maka Anda harus membayar satu juta (Rp 1.000.000), tapi jika Anda membayar dengan uang baru, maka harganya satu ribu (Rp 1.000)."

Jadi, jika pembeli tersebut masih memegang Uang Lama, maka pembeli bisa membayar dengan sepuluh lembar Rp 100.000 (seratus ribu) seperti yang beredar saat ini. Tapi, jika pembeli itu sudah menukarkan uangnya atau sudah memiliki Uang Baru, maka dia bisa membayar dengan sepuluh lembar uang baru Rp 1.00 (seratus rupiah).

Demikian pula dengan gaji. Jika seseorang bergaji Rp 1.000.000 (satu juta) per bulan, maka orang tersebut akan menerima gaji dalam uang lama sebesar Rp 1.000.000, namun jika dia dibayar dengan uang baru, maka dia akan menerima Rp 1.000. Nilai keduanya sama, sehingga tidak merugikan pihak manapun.

Darmin melanjutkan, masa transisi selama tiga tahun mulai 2013 hingga 2015 diperkirakan cukup untuk memahamkan dan membiasakan masyarakat maupun seluruh pelaku usaha, termasuk perbankan, mengenai redenominasi Uang Lama dengan Uang Baru. "Karena itu, pada 2016 hingga 2018, mulai masuk tahapan berikutnya. Pada periode ini, BI akan melakukan penarikan Uang Lama secara berangsur-angsur. Sehingga, pada akhir 2018, Uang Lama yang saat ini beredar, ditargetkan sudah tidak ada lagi di masyarakat," terangnya.

Selanjutnya, mulai 2019, kata-kata "UANG BARU" yang ada dia Uang Baru, akan dihilangkan. Sehingga, Indonesia akan memiliki mata uang baru yang angkanya lebih kecil. Menurut Darmin, meski terdengar agak ribet dan butuh waktu lama, redenominasi akan sangat bermanfaat untuk menyederhanakan pembayaran. Sebab, saat ini, pecahan Rp 100.000 merupakan pecahan uang terbesar kedua di dunia, di bawah pecahan mata uang Vietnam yang sebesar 500.000 Dong Vietnam dalam satu lembar.

Darmin menyebut, pecahan mata uang yang terlalu besar kurang efisien, karena membuat proses pembayaran dan transaksi tunai menjadi lebih susah. "Bisa dibayangkan kalau Anda melakukan pembayaran puluhan juta. Anda harus bawa tas, dan itu membuat rasa tidak aman," katanya. "Selain itu, transaksi dengan nilai uang yang terlalu banyak nol juga menyulitkan," imbuhnya.

Karena itu, jika nanti BI menerbitkan uang baru Rp 1.000 yang nilainya sama dengan uang lama Rp 1.000.000, maka untuk membayar barang seharga Rp 10.000.000 (sepuluh juta), cukup dengan menggunakan sepuluh lembar uang baru Rp 1.000. "Turki dan Rumania ?sukses melakukan redenominasi. Kita juga bisa," ucapnya.

Jika BI sudah begitu mantap dengan program redenominasi, pemerintah justru menilai kebijakan tersebut bukanlah menjadi prioritas. "Pemerintah tidak punya agenda itu (redenominasi, Red). Jadi, jangan dipolemikkan atau dispekulasikan, karena masyarakat sudah berpikir sanering (pemotongan angka nol). Itu banyak berpikir salah," ujar Menko Perekonomian Hatta Rajasa kemarin.

Menurut Hatta, pemerintah belum pernah diajak BI untuk membahas rencana redenominasi. Meski demikian, lanjut Hatta, dirinya sudah mendapat penjelasan dari Darmin Nasution mengenai rencana tersebut. "Pak Darmin (Gubernur Bank Indonesia) menjelaskan kepada saya, ini adalah wacana yang dibicarakan, dikembangakan, dan itu banyak persyaratannya," katanya. (owi/iro)
?

Minggu, 01 Agustus 2010

adventure to nampu

lanjut adventur to nampu



kopi pun sudah siap untuk di minum, rame-rame menegak kopi. sambil maen gitar. sando maen gitar udah ky mp3. nyambung mulu, sampe akhirnya berenti gara-gara di cengin. lagi enak-enaknya santai, tiba-tiba hujan pun turun lagi.tampa kompromi, mendadak dan semua bingung, langsung menuju gubuk dan kembali menutup api dengan meja. dan selimut pun langsung mengurung badan karena udara emang dingin banget.

sepuluh menit berselang, hujan pun kembali reda, dan anak-anak langsung ngusulin, "ayo cari keong, udah mulai banyak nih". anto, catur, edy, sandho, wawan langsung cari keong di karang-karang, dan sisanya tetep nunggu di barak alias gubuk. sekitar 1 jam lebih, yang nyari keong dateng lagi ke gubuk. dateng gak dengan tangan kosong, bawa satidaknya satu kantong keong dan beberapa tripang. keong itu akhirnya di rebus, karena ada yang ngusulin di bakar. dan keong dan tripangpun di rebus. sambil enunggu tiba-tiba hujan turun kembali. malam itu awan memang sangat hitam, sinar bulan yang indah tertutup dengan awan hitam yang pekat. dan aku pun tidur sambil menunggu keong rebus, setelah setengah jam lebih tidur, hujan semakin kencang dan air hujan menyambar dari arah kanan, dan gw sama mas wisnu buru-buru nutup gubuk dengan parasut atau terpal. karena klo gak di tutup semakin basah gubuk yang gw tempatin.

hujan pun sedikit demi sedikit reda dan kami pun menyeruput kopi yang masih hangat. dan keong pun telah matang. cemilan malam ini keong rebus, bukan keong racun ya (hahah)... awalnya gw agak aneh buat makan ni keong, tp pas gw coba, beuh rasanya mantep, asin-asin gmn gitu, cukup susah si buat ngebukanya, harus di bukul dulu. coz rumahnya tuh keras banget. klo ada saos ni, beuh nambah mantep keong, gak kalah deh kaya yang ada di seefood. hahahah




abis makan, gw balik lagi tidur. (haha) abis ngantuk banget. eh sekitar jam setengah 4 tuh, hujan dateng lagi, tapi berhubung udah di tutup jadi gak terlalu kena air-airnya. tapi gw ke bangun dan liat anak-anak masih ada yang melek sambil ngobrol, ngopi, maen gitar. malem itu hujan sering banget turun, tapi gak lama, bentar-bentar doang. tapi sering banget. hujan udah selesai gw pun tidur lagi. hahahaha

pas gw bangun, awan udah gak item lagi, tapi biru. waw pagi yang cerah. pas gw liat ke arah laut, sebagian ada yang udah nyemplung aja di pantai. gw juga menuju air dengan mata yang masih belum maksimal terbuka, masih mencari nyawa. dan ketika air mengenai telapak kaki, mata pun langsung terbuka. tapi belum berani nyemplung ke air.

gw liat di samping gw mas gery lagi ngeduk pasir, lagi buat lubang gitu, buat ngubur lah. yaudah gw juga buat. biar tu lobang makin gede kan mantep tuh. setengah jam bikin lobang, gw pun di suruh menguburkan diri, awalnya gw nolak. tapi kata anak-anak. "yaelah, bentar doang, buat di foto, sama si anto tuh". yaudah akhirnya gw ngubur deh bareng si anto. hahaha, yang tersisa cuma kepala gw doang. dan mamet pun beraksi, dia ngelukis tanah itu dengan gambar yang ane-aneh. gw belum liat wujudnya si, belum liat fotonya, tp kayanya bagus dan kocak. nah akhirnya anto keluar kan, awalnya gw udah yakin gw bakalan di jebak, anto udah keluar dari tanah tapi gw gak bisa, gw di tahan di tanah dan terpaksa gw harus di kubur lagi sendirian. waw kali ini kuburunnya dalem, tinggi banget lagi pasirnya. mungkin sekitar 20 menit lebih gw di kurung di dalem pasir, kembali di lukis sama mamet, di kelitikin telapak kaki gw gara-gara nongol di pasir itu, dan asli dingin banget di dalem pasir lebih dingin dari pada di luar.. dan gw pun maksa buat keluar dari kuburan pasir itu. wah parah, jari-jari gw kaku, dan gw cepet-cepet ngambil baju dan langsung ke arah api untuk ngangetin kaki dan tangan gw.



setelah ngangetin badan, gw pun langsung bilas biar gak terlalu dingin dan biar bisa langsung masak buat makan pagi. menu pagi ini yaitu nasi sarden. mantep dah. sebelumnya beras yang di bawa di cuci dulu baru di masak layaknya masak nasi, setelah nasi matang sarden pun mulai di masak. waw, aroma sarden mantep banget dah. semua udah masak dan siap untuk di makan, satu persatu ngambil nasi dan lauknya. makan bersama menyantap hidangan yang di buat bersama. ya meskipun masih ada beras yang belum jadi, tp gak papalah namanya juga camping. jadi wajar aja. selebihnya mantep.

oiya gw lupa cerita, camping gw kali ini gw yang paling muda, semua kira-kira angkatan 2005 -2007, cuma gw sendiri yang 2008. tapi mantep dah. dan asal lo tau gubuk yang di pake buat nginep semalem ternyata dateng pemiliknya, pemiliknya ibu-ibu yang isap berjualan di pantai nampu itu, dan kita pun meminta maaf udah makai gubuknya buat diur, kita pindah gubuk sebelah yang gak di pake, sebagai gantinya kita jajan di gubuk si ibu itu, beli keripik, degan, es teh, macem-macem dah. ya itung-itung bayar gubuknya tapi secara gak langsung.

acara maen-maen kali ini mantep bener, meskipun banyak kendala semua tetap senang, semua tersenyum di awal dan di akhir dateng. di buka dengan tawa di tutup dengan tawa pula.


...................................................long stories

adventure to nampu



sesuai dengan judulnnya. adventure to nampu. hari jum'at kemaren tanggal 29 july 2010, gw dengan sepuluh orang teman-teman melancong ke pantai nampu untuk nge-camp semalam di sana. dari solo gw sama mas gery berangkat duluan. karena harus menyiapkan kebutuhan buat nge-camp di sana. beli ini itu lah. dari solo gw berangkat sekitar jam setengah 2 naik motor menuju wonogiri. rumahnya mas gery. perjalanan sekitar satu setengah jam untuk sampai rumah mas gery, sekitar pukul setengah 3 gw sampe rumah mas gery. istirahat bentar sambil mengisi perut dan terus di lanjutkan beli beberapa makanan yang di butuhin. 25 bungkus mie, 5 kaleng sarden, 2 kilo beras, 5 pack kopi, 1 pack susu, 2 botol bir, dan berpuluh-puluh bungkus rokok disiapkan untuk amunisi di sana. gak lupa bawa panci, areng, pisau, kapak, tiker dan lain-lain..

sekitar pukul 6 sore rombongan dari solo dateng ke rumah mas gery. ada anto, wawan, edy, sendho, catur, mamet, odang, wisnu. semua dateng satu mobil. gak lama setelah dateng kita langsung pergi dengan 2 mobil, 1 mobil isinya barang-barang keperluan disana, dan satu mobil lagi isinya manusia-manusia yang mau nge-camp disana.
mobil pun jalan beriringan menuju pantai nampu. sebelumnya gw juga udah pernah ke nampu, dan gw juga udah pernah posting di blog gw, tap kali ini ceritanya lain. gw ke nampu dengan cara yang beda dan acara yang beda. sekitar 2 jam lebih perjalanan dari wonogiri nampu, jalan kelok-kelok dan sedikit rusak menemani perjalanan menuju pantai.

sekitar pukul 8 malem kita semua baru sampe pantai, keadaan sangat gelap dan mendung. ketika kita semua menurunkan perlengkapan yang di bawa, hujan pun turun sedikit demi sedikit, tapi tidak lama berenti. semua barang tidak ada yang tertinggal, semua turun ke pantai, perlu di ketahui jarak parkir menuju pantai cukup jauh, harus turun tangga dulu. gak jau-jauh banget si, cuma waktu itu malem hari jadi sedikit rawan kalo bolak-balik, kami semua berbaris menuruni tangga itu, tangan nenteng barang, mulum menggigit senter. wah bener-bener gelap deh, dan kita semua harus turun hati-hati, salah dikit aja bisa celaka, soalnya kanan kiri batu-batu sama pohon-pohon yang berduri. anak tangga pun licin karena air hujan dan pasir pantai.

setelah sampai pantai, perlengkapan langsung di simpan di gubuk. biasanya klo siang hari di jadiin tempat jualan. untuk sementara kita tidur di gubuk itu. kita pun langsung menyiapkan perapian untuk masak makan malam, api pun sudah menyala, namun tiba-tiba hujan pun turun. sebagian meneduh di gubuk, sebagian memutar otak untuk menutup perapian itu, dan api pun di tutup dengan meja. cukup kreatif untuk di saat darurat. (hahahah)
sambil menunggu hujan reda, anak-anak di gubuk maen gitar dan bernyanyi-nyanyi seolah gak ada apa-apa. padahal perut udah laper banget. melem itu bener-bener gelap banget dah, padahal baru pukul 9. gw sama mas wisnu buat obor darurat buat penerangan, karena lampu senter takut abis batre. lampupun jadi, dan lumayan untuk menerangi di sekitar gubuk.

yeah...hujan pun reda, tim masak pun bekerja. perlu di ketahui disini kita bagi-bagi tim, ada tim masak, ada tim berseih-bersih, dan tim gak jelas. (haha). gw, mas gery dan wisnu langsung membuka 25 bungkus mie goreng untuk di masak dan di jadikan makan malam. sebagian memasak air, untuk memasak mie. air sudah mendidih mie pun langsung di masak. sekitar 15 menit mie pun telah siap untuk di makan. nah pengganti piring buat makan yaitu kertas minyak atau kertas nasi. bau mie sangat menyengat hidung, satu panci mie telah siap. semua orang mengantri untuk mengambil mie itu, gak ada yang gak dapet, semua dapet dan pasti masih bisa nambah asal perut kuat (hahaha)..
makan malam pun selesai, gak lama tim bersih-bersih bekerja, membersihkan panci untuk memasak air panas, buat bikin kopi.

to be continue.....belum selesai nih ceritanya. tunggu ya...

Selasa, 27 Juli 2010

komitmen

hallo blog, lama gw gak posting nih, setelah banyak urusan yang bikin gw males buat posting, sekarang baru mau pasting lagi.

gw mau berbicara sedikit masalah komitmen. gak tau kenapa gw lagi pengen ngomong masalah ini. tadi pagi, tepatnya hari selasa gw ke kampus ada acara sambut maru, sambut maru itu acara penyambutan mahasiswa baru yang keterima di kampus gw, cuma herregistrasi doang si. ospeknya si masih tanggal 18 agustus 2010. ya itu seputar samaru.

kembali ke masalah komitmen. waktu gw lagi di kampus tiba-tiba ada temen gw cwe nawarin gw ikut TFT universitas. TFT tu pelatihan trainer. intinya seperti itu. awalnya gw emang tertarik untuk ikut itu, terutama TFT fakultas, tapi karena waktu itu gw udah ada rencana pulang kampung niat itu gak gw laksanain (kangen rumah, hwhhehe). tersu dateng lagi tawaran ikut TFT universitas, nah disini gw masih bingung mau ikut apa enggak. soalnya di situ tertulis, "bagi yang terpilih menjadi trainer harus siap di panggil kapan pu", inti kata-katanya si gitu. nah gw mikir pas ada kata-kata itu. di satu sisi gw pengen banget ikut TFT, menurut gw itu hal baru dan menantang, tapi di satu sisi kalau seandainya gw jadi trainer otomatis gw harus siap kapan aja, dan otomatis juga mungkin banyak ninggalin kuliah. nah gw beratnya disitu. masalahnya IP sama IPK gw belum bagus, jadi masih beresiko.

nah, temen gw itu tiba-tiba di bilang gini. "mana komitmen kmu yon?", disitu gw langsung diem dan sedikit emosi si. bisa-bisanya dia ngomong gitu.gw bilang aja gini, klo di tanya soal komitmen ya aku komitmen, tapi ini masalahnya lain, ini soal kepentingan dan prioritas.

sekarang kalau ngomong komitmen, insyaallah gw bisa komitmen kok, di organisasi yang sekarang juga bisa, selama badan, otak, pikiran gw masih bisa berjalan dengan sempura gw pasti bakal ngejalanin apa yang udah gw mulai. totalitas dan loyalitas gw masih bisa di pegang deh.

gw sedikit mengopi arti dari komitmen . Menurut L. Mathis-John H. Jackson, komitmen organisasi adalah tingkat sampai dimana karyawan yakin dan menerima tujuan organisasional, serta berkeinginan untuk tinggal bersama atau meninggalkan perusahaan pada akhirnya tercermin dalam ketidakhadiran dan angka perputaran karyawan.

Menurut Griffin, komitmen organisasi (organisational commitment) adalah sikap yang mencerminkan sejauh mana seseorang individu mengenal dan terikat pada organisasinya. Seseorang individu yang memiliki komitmen tinggi kemungkinan akan melihat dirinya sebagai anggota sejati organisasi.

komitmen gak bisa di samakan dengan kepentingan. semua orang pasti bisa komitmen dengan sesuatu, namun semua orang juga memiliki prioritas.

Jumat, 23 Juli 2010

KONGRES KOMPAK

hari jum'at tanggal 23 july 2010, partai gw ngadain kongres. ya jelas partai gw itu partai KOMPAK gak ada yang lain. heheh

kongres ini suatu acara kumpul yang di dalemnya akan di adakan pergantian kepengurusan. yang lama lengser dan akan di pilih yang baru. kongres yang diadakan di kantin FE ini dilakukan secara singkat mengundang semua angota, simpatisan partai, dedengkot partai dan lain-lain.

yap, seperti biasa di rapat pasti ada sambutan dan lain-lain, gak penting juga klo di bahas. acara intinya si lengsernya ketua lama dan mencari penggantinya. pencarian ketua dilakukan secara musyawarah terlebih dahulu dan setelah mendapatkan calon, baru melakukan vouting.

ada tiga calon kandidat kuat (katanya si kuat, hhehe). yang pertama pradityo abi karami,aryo dharma pahala, dan gw sendiri dion librazky. ketiga calon ini memberikan sepatah dua patah kata, mulai dari penolakan dengan alasan dan lain-lain.
alasan klise yang tiga orang ini lontarkan untuk menolak dirinya menjadi presiden (ketua) yaitu alasan IP yang masih kecil. sebenernya kalau gw bukan itu si yang jadi masalah. kalau gw sendiri lebih soal tidak enak sama yang lain. kenapa begitu, gw takut orang lain beranggapan gw ini haus akan kepemimpinan dan eksistensi. padahal itu enggak, toh gw jadi ketua karena di calonkan dan forum menyetujui itu. apalagi sekarang gw menjabat sebagai ketua UKM bola basket ekonomi, pernah nyalonin jadi presiden bem, dan lain-lain. nah itulah kenapa gw sedikit enggak untuk menerima jabatan ketua lagi, gw takut persepsi orang salah.

ok, selanjutanya diadakan voting. dan pemenangnya itu aryo dharma pahala, ia menjabat sebagai presiden partai, dion librazky menjabat sebagai sekretaris jendral partai, dan pradityo abi karami sebagai penghubung antara anggota baru dan lama bisa di bilang humas (karena ini jabatan baru). heheheh

selamat buat presiden yang baru, mudah-mudahan bisa lebih maju dan tetep berjaya..

partai kompak

Rabu, 02 Juni 2010

kimprung

agak telat si klo gw posting sekarang, tapi gak apalah, dari pada gak sama sekali ya gak coy.
sesuai dengan judul di atas, 'kimprung. lebih tepatnya kumpul-kumpul bareng temen. kejadiannya itu kemarin, sekitar jam 10 malem lah. seperti biasa acara ini tidak direncanakan, hanya spontanitas aja. seperti biasa tuh klo malem malem kadang-kadang anak- anak sering kumpul di kosan yang nama kosannya itu 'GK'. nah kemarin tuh lagi lumayan kumpul, terus tiba-tiba ada yang ngajak ke 'sosis dragon', alias sosis naga. ya sekalian traktiran ulangtahun mahesa juga si.
tanpa basa basi, kita pun meluncur ke tkp, sekitar 9 orang yang ada di situ, tapi itu belum full team, kurang abi, chrisnya, andi, alid. mereka lagi pada sok pinter ngerjain tugas. hehhe

sampe ti tkp, kita pesen menu andalan yaitu sosis dragon. nunggu sebentar sambil rokok-rokok dna becanda, nah si abe dateng tuh ke tempat kita kumpul. emang udah di sms suruh dateng, eah jadi makin rame malem itu. seperti biasa klo udah ngumpul gitu, ngobrolnya ngalur ngidul, ketawa-ketawa gak jelas, ngecengin orang ya pokoknya serba gak jelas dah. tapi itu hal yang paling seru.

si mas-mas dateng bawa pesanan kita, semalem itu gak cuma pesen sosis aja, macem-macem, ada baso, jagung, otak-otak, dan lain-lain dah, tapi menu andalan ya sosis naga. pasti klo yang belum tau rada-rada aneh. 'apaan tuh sosis naga?'. sosis naga itu sosis biasa yang di bakar, tapi yang bikin beda itu sambelnya cing, pedes gila, bibir tuh bisa dower, mulut megap-megap kaya ikan mau mati, klo yang gak kuat besoknya bisa mencret-mencret. dahsyat gila tu sambel. hahahha. jadi yang belum pernah ngerasain harus coba, apalagi yang doyan sama pedes, harus nyobain. hukumnya wajib. hahaha

ya meskipun cuma sosis naga, tapi nampol. bukannya cuma itu, yang paling penting tuh kumpul barengnya itu, karena itu yang dicari. sosis sama ultah mahesa cuma pelantara aja. malam yang indah....